Tampilkan postingan dengan label Networking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Networking. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Januari 2010

Proteksi Hardware dan Struktur jaringan

Proteksi Hardware dan Struktur Jaringan
Proteksi Perangkat Keras
Dual Mode Operation

Membagi sumber daya sistem yang memerlukan sistem operasi untuk menjamin bahwa program yang salah tidak menyebabkan program lain berjalan salah juga. Menyediakan dukungan hardware untuk membedakan minimal dua mode operasi yaitu: User Mode - Eksekusi dikendalikan oleh user; Monitor/Kernel/System Mode - Eksekusi dikendalikan oleh sistem operasi. Instruksi tertentu hanya berjalan di mode ini. (Privileged Instruction). Ditambahkan sebuah bit penanda operasi. Jika terjadi interrupt, maka hardware berpindah ke monitor mode .

I/O Protection

Semua instruksi I/O umumnya Privileged Instruction (kecuali pada DOS, dan program tertentu). Harus menjamin user program tidak dapat mengambil alih kontrol komputer di monitor mode.


Memory Protection

Harus menyediakan perlindungan terhadap memori minimal untuk interrupt vector dan interrupt service routine . Ditambahkan dua register yang menentukan di mana alamat legal sebuah program boleh mengakses, yaitu base register untuk menyimpan alamat awal yang legal dan limit register untuk menyimpan ukuran memori yang boleh diakses Memori di luar jangkauan dilindungi.



CPU Protection

Timer melakukan interrupt setelah perioda waktu tertentu untuk menjamin kontrol sistem operasi. Timer diturunkan setiap clock. Ketika timer mencapai nol, sebuah Interrupt terjadi. Timer biasanya digunakan untuk mengimplementasikan pembagian waktu. Timer dapat juga digunakan untuk menghitung waktu sekarang walaupun fungsinya sekarang ini sudah digantikan Real Time Clock (RTC). (System Clock Timer terpisah dari Pencacah Waktu). Timer sekarang secara hardware lebih dikenal sebagai System Timer/ CPU Timer . Load Timer juga Privileged Instruction .
Struktur Jaringan
Local Area Network

Muncul untuk menggantikan komputer besar. Dirancang untuk melingkupi suatu daerah yang kecil. Menggunakan peralatan berkecepatan lebih tinggi daripada WAN . Hanya terdiri atas sejumlah kecil komputer.

Wide Area Network

Menghubungkan daerah yang lebih luas. Lebih lambat, dihubungkan oleh router melalui jaringan telepon.


Baca Selengkapnya »»

Jenis dan Kegunaan Perangkat Jaringan

Jenis dan Kegunaan Perangkat Jaringan

Semua komputer , peripheral, interface card dan perangakat tambahan yang terhubung ke dalam satu sistem jaringan komputer untuk melakukan komunikasi data. Disini ada beberapa Jenis dan Kegunaan dari perangkat jarkom. Antara Lain :
1. Server

* Pusat kontrol dari jaringan komputer
* Biasanya berupa komputer berkecepatan tinggi dengan kapasitas RAM yang besar dan memiliki space hardisk cukup besar pula
* Sistem operasi yang digunakan merupakan sistem operasi khusus yang
dapat memberikan berbagai layanan bagi workstation.

2. Workstation

* Semua komputer yang terhubung dengan jaringan dapat dikatan sebagai workstation

* Melakukan akses ke server guna mendapat layanan yang telah disediakan oleh server



3. Network Interface Card (NIC)

* Menghubungkan sebuah komputer ke jaringannya
* Memberikan suatu koneksi fisik antara kabel jaringan dengan bus internal komputer

4. HUB

* Menghubungkan komputer-komputer dalam jaringan skala kecil (LAN) Prinsip kerja :
semua anggota jaringan yang terhubung dengan perangakat ini melakukan transmisi data pada jaringan (collision domain). Ini berarti, jika lebih dari satu komputer mengirim data ke jaringan secara bersamaan, maka tidak satupun komputer yang dapat memanfaatkan 100% bandwidth jaringan yang tersedia.

5. SWITCH

*
Untuk menghubungkan multiple komputer
*
Lebih cerdas dan memiliki performa tinggi dibanding hub

6. Kelebihan dari switch :

* Mampu menginspeksi paket-paket data yang mereka terima
* Mampu menentukan sumber dan tujuan paket yang melaluinya
* Mampu mem-forward paket-paket dengan tepat.

7. REPEATER

*
Meregenerasi atau memperkuat sinyal-sinyal yang masuk
*
Data (bits) yang maasuk ke salah satu port dikirim ke luar melalui semua port

8. BRIDGE

*
Memecah jaringan yang besar. Bridge bekerja pada layer data-link dari model OSI

Cara kerja bridge :
Setelah mengetahui ke segmen mana paket akan disampaikan, bridge melanjutkan pengiriman langsung ke segmen tersebut. Jika bridge tidak mengenali alamat tujuan paket, maka paket akan difordward ke semua segmen yang terkoneksi kecuali segmen alamat asalnya. Dan jika alamat tujuan berada dalam segmen yang sama dengan alamat asal, bridge akan menolak paket. Bridge juga melanjutkan paket-paket broadcast ke semua segmen kecuali segmen asalnnya.
9. ROUTER

* Menghubungkan satu jaringan dengan jaringan lainnya untuk mendapatkan route (jalur) terbaik

* Router bekerja pada layer network dari model OSI untuk memindahkan paket-paket antar jaringan menggunakan alamat logikanya

Baca Selengkapnya »»